(ARS) Merenovasi Bagian Tampak Depan Rumah Bergaya Tropis

Pak Bagus yang bertempat tinggal di Kediri memiliki sebuah kavling cukup besar untuk rumah tinggal keduanya. Namun karena beberapa agenda dan aktifitas keluarga sehingga proses pembangunan rumah tinggal tersebut tidak 100 persen selesai disebabkan karena dalam proses pembangunan rumahnya tersebut banyak ketidak cocokkan dengan pekerja di lapangan. Pemilik menghendaki A namun pekerja di lapangan menghendaki B sehingga apa yang dimaksud dan diinginkan pemilik tidak ketemu.

rencana renovasi tampak depan dengan balkon di atas garasi

Yang terjadi sekarang bangunan tersebut terbengkalai cukup lama dan tidak terawat sehingga beberapa bagian mengalami kerusakan. Pemilik menghendaki rumah tinggal tersebut ingin segera di selesaikan dan segera untuk ditempati, namun ada beberapa keinginan terutama bagian tampak ingin tampak depan yang segar, kekinian dengan pemakaian material natural, namun tetap alami dan tidak mencolok dengan rumah tetangga karena berada di lingkungan masyarakat pedesaan.

kondisi rumah saat ini di Ngasem, Kediri

Tentang pembagian tata ruang dalam sedikit ada perubahan dari rumah lama. Rumah yang sebelumnya hanya mempunyai 1 teras, direncakan denah tata ruang baru dengan menambah teras lebih banyak bertujuan mendapatkan bukaan berupa jendela atau pintu seluas-luasnya ke dalam rumah, memanfaatkan lingkungan pedesaan yang masih segar, sejuk dan minim polusi.

 

denah rumah lantai 1 renovasi

 

Lantai Mezanine ruang baca di atas garasi

 

( baca juga : Konsep Rumah Tinggal berlantai Mezanine http://sembilanstudio.com/2017/05/ars-desain-rumah-tinggal-berlantai-mezanine-di-lahan-7×15/ )

Menambah teras depan sebagai tempat santai dengan menghadap taman depan dan jalan kampung, teras samping yang sangat optimal menangkap angin sebanyak banyaknya karena berada di lahan pojok, serta teras belakang sebagai tempat santai menghadap halaman belakang.

penambahan teras depan untuk tempat santai
teras samping yang sangat optimal menangkap angin dengan bukaan lebar

Peremajaan tampak depan dengan tampang yang segar, kekinian dan natural dengan pemakaian rooster dinding berlubang, batu batu alam dan kisi kisi kayu sebagai usaha mereduksi tampias air hujan dan naungan sinar matahari ke dalam rumah

(baca juga : Merenovasi tampak depan rumah agar terlihat sejuk http://sembilanstudio.com/2016/09/ars-merubah-tampilan-tampak-rumah-terlihat-segar-dan-sejuk/ )

 

Mansyur Hasan@Juli2017

#tags: rumah kediri, rumah renovasi, renovasi tampak depan rumah, tampak depan minimalis, rumah tropis minimalis, tampak rumah minimalis, arsitek Mansyur Hasan, desain lantai mezanine, konsep mezanine floor

(ARS) Desain Rumah Tinggal berlantai Mezanine di Lahan 7×15

Pemilik memiliki kebutuhan untuk merenovasi rumah tinggal lamanya dengan konsep yang lebih segar dan lebih terkesan lapang. Di lahan standar terbatas 7×15 dengan kebutuhan ingin menambah 1 buah ruang tidur lagi di lantai atas dan merubah ruang bawah sedikit lebih lapang daripada rumah sebelumnya.

tampak depan renovasi dengan bukaan jendela kaca nako

Konsep desain yang ditawarkan adalah menambah lantai mezanin untuk kebutuhan kamar tidur. Lantai mezanine adalah istilah untuk menaikkan lantai setengah dari ketinggian lantai 2 normal pada umumnya. Desain konsep yang ditawarkan lantai mezanin di rumah ini adalah tinggi +2.60m dengan asumsi ruang bawah dikurangi ketebalan plat lantai dan balok efektif memiliki tinggi +2.20m jarak dari lantai ke balok lantai mezanin.

tata layout lantai mezanine di lahan terbatas

Ruang bawah lantai mezanin dimanfaatkan kebutuhan ruang lain seperti dapur, teras depan rumah, KMWC dan area servis. Sehingga efek yang ditimbulkan ketinggian tampak depan rumah tidak terlihat cukup menjulang tinggi, tetap terkesan rendah, punya naungan lebih banyak dan tetap terkesan tidak ‘mencolok’ dengan tetangga sebelah namun tetap nyaman dibuat beraktifitas.

tampak interior dari ruang tamu

Membuat bukaan lebar sebagai ruang tangkapan udara di belakang, di rencanakan agar rumah maksimal mendapatkan sirkulasi udara dari belakang. Pintu dan jendela kaca nako di pilih untuk mendapatkan sirkulasi udara mengalir maksimal ke segala penjuru ruangan. Jendela kaca nako didesain terpasang hampir di seluruh ruangan mulai dari bagian jendela depan, jendela samping dan jendela kamar dengan tujuan mendapatkan sirkulasi udara silang di dalam rumah. Ruang terbuka void di tengah dengan bukaan cahaya ( skyrooftop) dengan menggunakan atap transparan untuk memasukkan cahaya ke dalam rumah. Pemakaian bata rooster di teras samping membantu sirkulasi tetap mengalir ke dalam rumah siang dan malam.

 

(baca juga : menciptakan ruang mezzanine diatas garasi rumah http://sembilanstudio.com/2017/07/ars-renovasi-tampak-depan-rumah-gaya-tropis-natural-di-kediri/ )

void yang tinggi di tengah sebagai tangkapan dan cahaya udara dari depan dan atap atas

Keberadaan taman kering di sisi tengah void membantu memberi penyegaran di dalam rumah. Ruang keluarga dan ruang tengah yang lebih lebar dan longgar diharapkan akan menambah kenyamanan saat berkumpul bercengkerama dengan keluarga, apalagi saat sanak saudara berkunjung dan berkumpul bersama. Renovasi rumah sederhana di kompleks perumahan lama.

taman kering di sisi void tengah

#tag : desain rumah tropis, rumah 7×15, modern tropis, desain rumah tinggal sederhana, desain lantai mezanin, lantai mezanin

 

mansyurhasan@mei2017

(INT) Inspirasi desain mini library sekolah menengah dengan memanfaatkan lahan sisa

Keberadaan mini library atau perpustakaan mini di sekolah sangat jarang kita temui. Mini library adalah perpustakaan mini yang mendukung perpustakaan utama agar menarik minat baca siswa di sekolah untuk sejenak mengambil buku dan membaca tanpa perlu akses ke perpustakaan utama. Ideal lokasi perpustakaan mini adalah tempat tempat yang sering dilewat siswa, tempat yang sering dibuat berkumpul, dekat dengan tempat istirahat seperti kantin atau mushola atau justru di selasar teras lapangan atau gedung utama sekolah. Berikut adalah contoh desain perpustakaan mini/ mini library yang menampung literatur bahasa inggris dan bahasa jawa

design mini library

 

Rencana letak ruang mini perpustakaan bahasa inggris dan bahasa jawa ini berada di antara 2 bangunan utama, tepatnya berada di selasar antara ruang guru dan ruang administrasi/ruang tata usaha sekolah SMPT Bojonegoro. Ruang tersebut direncanakan untuk kebutuhan penunjang siswa dalam pembelajaran dan mendapatkan fasilitas ekslusif bagi para pengguna mini perpustakaan ini. Fasilitas mini perpustakaan ini di desain dengan konsep duduk lesehan, dengan beberapa panggung duduk yang bisa dibuat lesehan dan juga sekaligus tempat bersandar yang di lengkapi bantal bantal duduk yang nyaman.

Keberadaan tv plasma menambah ruang ini menjadi daya tarik tersendiri untuk para siswa belajar langsung semisal menikmati multimedia dari tv kabel, DVD player atau sumber lain secara digital. Bagi yang kurang nyaman dengan lesehan, tetap disediakan sofa pendek untuk membaca, sofa semi santai yang disiapkan dan didesain khusus untuk pengguna yang ingin membaca dengan lebih santai Area utama dengan karpet lantai berwarna gelap sebagai area utama, pengguna yaitu para siswa bisa senyaman mungkin melakukan kegiatan membaca, berdiskusi atau pun berkumpul bersama sama memanfaatkan space yang cukup longgar di area tengah

Konsep interior yang dibangun adalah memberi kenyamanan dalam hal membaca, menyukai ruang baca sebagai langkah awal untuk gemar literasi dan merasa nyaman berada di dalamnya. Nyaman dalam hal kualitas ruang yang secara psikologis akan membawa suasana akrab kepada siswa siswa pengguna Didesain dengan penghawaan buatan memakai pendingin udara yang dibatasi oleh 2 buah pintu partisi kaca yang besar di sisi utara dan selatan dengan akses pintu utama dari sisi utara ( selasar lapangan basket ). Sedangkan pintu sisi selatan berbatas langsung dengan koridor administrasi, koridor yang banyak di akses guru dan stakeholder yang berkepentingan, sebagai pintu darurat.

Pemakaian rak gantung direncakan karena jumlah literasi buku bahasa inggris dan bahasa jawa yang ada di mini library ini tidak semuanya akan didisplay karena sudah ada yang lebih lengkap di ruang baca perpustakaan utama. Rak gantung yang menempel di dinding tersebut memfasilitasi buku buku bacaan yang didesain dengan rak kotak kotak dengan tanda dan kode buku tertentu Area lesehan yang luas bisa menjadi tempat berdiskusi secara bebas bisa dengan duduk, tengkurap atau bahkan sambil tiduran. Penutup lantai duduk lesehan dengan menggunakan lantai karpet dan juga di lengkapi panggung lesehan berfungsi ganda sebagai tempat duduk dengan penutup finishing material HPL ( High Pressure Laminate ).

Penggunaan wallpaper dinding sekeliling ruangan untuk menambah kesan ekslusif dan elegan secara interior dengan pemilihan wallpaper warna soft, terang dan cukup nyaman secara visual yaitu dipakai warna coklat muda dengan tekstur serat kayu Lampu gantung dengan bohlam warna kuning memberi sentukan interior yang cozy, nyaman dan berfungsi sebagai lapu baca di masing masing area baca, semisal di area komunal meja tengah, area meja kerja pustakawan dan area sofa. Lampu tersebut sewaktu waktu bisa dihidupkan atau dimatikan menyesuaikan ambience ruangan yang ingin diperoleh.

denah layout perpustakaan mini

Ruang baca mini ini dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu bagian area bahasa inggris dan area bahasa jawa. Area bahasa inggris berada di salah satu deretan rak buku salah satu sisi dinding eksisting, sedangkan area rak bahasa jawa berada di sisi sebaliknya. Kita rencanakan area baca bersama menjadi satu di tengah untuk menghemat ruang dengan dilengkapi satu meja besar berisi 5-6 siswa sebagai meja pusat perhatian dengan warna yang mencolok, begitu juga pemanfaatan tv digital sebagai sarana pembelajaran sifatnya dipakai secara bersama sama dan bergantian antara literatur digital yang berbahasa inggris atau literatur digital berbahasa jawa.

Tempat duduk lesehan dengan menggunakan karpet lantai dan juga panggung duduk yang berfungsi ganda sebagai sandaran dilapisi finsihing HPL ( High Pressure Laminate ). Tempat duduk tersebut didukung dengan bantal bantal bulat untuk menambah kenyamanan pengguna/siswa saat membaca lesehan. Area meja pustakawan direncanakan hanya sebagai meja kontrol dan meja jaga, hanya cukup 1 unit komputer dan meja kerja kecil untuk keperluan administrasi bagi yang meminjam buku untuk dibawa keluar. Penggunaan poster digital di dinding dengan quote motiasi memberi nilai positif untuk ruangan

Meja tengah berwarna kuning sebagai meja bersama untuk diskusi para siswa, dengan dilengkapi lampu meja khusu yang digantung dari atas plafond sehingga menambah kemudahan dalam kegiatan membaca atau berdiskusi. Sofa duduk disiapkan untuk siswa yang tidak terbiasa dengan duduk lesehan. dan area panggung duduk juga bisa menjadi alternatif area baca dan diskusi pengguna mini perpustakaan Penggolongan buku dibagi berdasarkan kategori dan jenis buku yaitu buku literatur bahasa inggris dan literatur bahasa jawa. Semua buku tersebut di tata di bagi menjadi 2 sisi rak buku yang saling berseberangan, rak buku litaratur bahas inggris di kanan dan literatur bahasa jawa di sebelah kiri.

Penggolongan nama nama buku juga ada di tiap tap rak dengan label dari sticker Untuk memperindah ruangan interior, ruang mini perpustakaan dilengkapi dengan pot pot bunga yang dikover dan ditutup dengan material multipleks agar desainnya tetap terintegrasi dengan desain ruangannya. Tanaman tersebut bisa berupa tanaman hidup yang secara berkala di siram dan ditaruh di luar, atau tanaman hias kering untuk menambah kesegaran ruang perpustakaan Plafond eksisting hanya di cat ulang tanpa ada perlakuan khusus interior, hanya menambah jumlah lampu yang cukup diperlukan untuk pencahayaan buatan, begitu juga dengan jendela jendela eksisting ruang admnistrasi sengaja dibiarkan tanpa sentuhan khusus namun tetap di bersihkan

 

MansyurHasan (Maret 2017)

(baca juga : Desain sekolah bernuansa alami http://sembilanstudio.com/2017/02/desain-sekolah-pgtk-inklusi-bernuansa-alam-di-kota-kediri/)

Tags : #desainperpustakaan #perpustakaanmini #minilibrary #librarydesign #perpustakaansekolah #arsitekmansyurhasan

(ARS) Desain sekolah PG/TK inklusi bernuansa alam di kota Kediri

Memanfaatkan rumah peninggalan orang tua yang sudah lama tidak terpakai, keluarga pemilik sepakat merubah rumah tinggal tersebut untuk kebutuhan sosial dan diharapkan bermanfaat lebih baik untuk penduduk di lingkungan sekitarnya. Berlokasi di Kediri tidak jauh dari pusat kota, pemilik ingin mendirikan sekolah PG dan Taman Kanak Kanak inklusi yang mengakomodasi anak anak berkebutuhan khusus terutama anak anak muslim di lingkungan kota Kediri. Sekolah berkebutuhan khusus di Kediri hanya satu , harapan pemilik sekolah ini bisa menjadi alternatif pilihan untuk masyarakat

tampak depan PG/TK Al Fiqra Kediri

Untuk menekan biaya, konstruksi bangunan sebisa mungkin memanfaatkan kondisi eksisting rumah lama seperti memanfaatkan dinding dinding rumah lama, memberi perkuatan struktur untuk lantai 2 dan memanfaatkan sanitasi lama. Lahan parkir memanfaatkan carport rumah lama yang sanggup menampung 3-4 mobil. Lokasi sekolah yang berada di gang menambah kenyamanan dari kebisingan lalu lintas kendaraan , serta memberi rasa aman bagi anak anak saat bermain di sekitar bangunan

Ruang sekolah PG/TK Al Fiqra mempunyai 3 ruang kelas paralel yang sewaktu waktu bisa dipakai bersama dengan sekat pintu di masing masing ruang, ruang serbaguna untuk bermain dan area kreatifitas rencananya untuk tanaman hidroponik di lantai 2, ruang luar dan area bermain outdoor di belakang gedung, ruang terapi untuk siswa berkebutuhan khusus, serta ruang lain seperti ruang yayasan, ruang kantr dan ruang guru. Memanfaatkan ruang yang tidak terlalu luas namun desain tetap mengacu terhadap potensi alam sekitar dengan memanfaatkan udara dan cahaya se alami mungkin dengan pemakaian jendela dan rooster kaca untuk penerangan tanpa mengabaikan keamanan sekolah untuk anak anak

area selasar sekolah

Tampilan gedung luar memiliki tampak sangat natural dengan pemanfaatan material batu bata ekspose, di dukung dengan tanaman rambat dan perdu di bak tanaman menambah kesan sejuk dan segar di bagian depan sekolah, dinding natural dengan acian semen mentah dan perpaduan batu alam susun sirih dan kombinasi kaca tempered glass sebagi elemen modern di tampak bangunan. Di area taman bermain di belakang gedung, ruang tunggu orang tua didesain sederhana dengan memanfaatkan batu bata ekspose dan dinding plester acian untuk mengurangi biaya pembangunan dan tetap terkesan natural dan minimalis perawatan. Pemakaian paving grassblock direncanakan agar tetap ada serapan air hujan di sekitar area gedung sekolah namun tetap aman dan tidak becek saat dibuat bermain.

ruang paralel kelas yang juga dipersiapkan menampung anak berkebutuhan khusus
area taman bermain belakang cukup luas berukuran 7×10

#tags : sekolah modern, sekolah berkonsep alam, sekolah berkebutuhan khusus, sekolah tk/pg muslim kediri

mansyurhasan@feb2017

(ARS) Inspirasi Desain Rumah Kos di Lahan Memanjang konsep industrial

Mengembangkan bisnis rumah kos sekarang sudah mulai menjamur, keterbatasan lahan bukanlah sebuah halangan memanfaatkan kebutuhan yang cukup tinggi akan keberadaan rumah kos baik untuk mahasiswa, karyawan atau rumah tangga. Salah satu pemilik rumah kos di Tangerang ini sengaja memanfaatkan lahan warisan orang tuanya yang kebetulan cukup berdekatan dengan salah satu kampus swasta. Tidak kurang dari luasan 100m2 lahan ini berpotensi dibangun rumah kos mahasiswa

tampak depan minimalis konsep industrial
tampak depan minimalis konsep industrial

 

Pemilik menghendaki rumah kos yang cukup ‘sehat’, tidak memaksa penghuni nya untuk berdempetan dan terkesan terkurung karena dari luas lahan kurang dari 100 m2. Kamar kos yang di apit 2 void udara berupa taman dan selasar untuk mendapatkan sirkulasi udara silang dan penghawaan alami di dalam kamar,. Kamar kos yang cukup terang ketika di siang hari atau di malam hari sehingga akan menghemat biaya operasional rumah kos dengan pertimbangan harga sewa kamar yang akan di tawarkan.

denha rumah kos di laahan memanjang
denah rumah kos di lahan memanjang

Akses penghuni dari lantai 1 ke lantai 2 juga dibuat seminimalis mungkin, tidak menghabiskan ruang sisa, hemat biaya sehingga di rencanakan berupa tangga putar dengan aksentuasi warna yang mencolok sebagai elemen perhatian di dalam rumah kos. Jendela Pintu kusen direncanakan menggunakan kusen kaca aluminium dengan desain bukaan berupa kaca dan jendela sebesar besarnya dan seluasnya agar terkesan lapang. Sedangkan area jemur berada di lantai atap sekaligus penempatan tandon air atas dengan akses sama berupa tangga putar

29

 

Konsep industrial yang adalah rumah kos dengan desain konstruksi rangka baja ekspose sebagai rangka utamanya dibiarkan terbuka tanpa di tutup, lantai panggung agar sirkulasi udara betul betul efektif bisa melalui bawah lantai, finishing material yang sengaja dibiarkan polos, tanpa finishing misal plesteran ( kecuali di dalam kamar) untuk menghemat biaya, dan penggunaan lantai dak plat ringan untuk mempercepat proses konstruksi dan batu bata ringan sebagai dinding pengisinya. Lantai teras dan balkon eksps dari kayu serta integrasi instalasi listrik yang dibiarkan terbuka terlihat kasat mata tanpa di tanam di dalam dinding untuk mendapatkan kesan industrial dan menekan biaya pembangunan

30

(baca juga : apa itu konsep industrial, penerapan ke ruang interior seperti apa? http://sembilanstudio.com/2017/02/int-desain-sederhana-desain-interior-konsep-industrial-style-untuk-kantor-it/)

Tags : #desain industrial, rumah kos di lahan memanjang, rumah kos minimalis, konstruksi rangka baja

mansyur hasan @november2016

kontak person