(ARS) Rumah Kos Nuansa Natural Tropis di Lahan Memanjang Lahan 11×27

rencana tampak depan dengan parkir motor atap transparan

Mempunyai kamar kos yang sejuk, segar dan teduh secara alami adalah ukuran ideal kenyamanan sebuah ruangan bisa dikatakan ruang sehat, apalagi ruangan tersebut adalah ruang kamar kos. Kamar kos harus mempunyai penghawaan yang sangat baik yang harus direncanakan bagaimana cahaya dan sirkulasi udara harus benar benar diterima oleh tiap tiap kamar. Salah satu desain rumah kos di Berau ini mempunyai semangat bagaimana menciptakan rumah kos yang nyaman, tidak terlalu ‘berteriak’ dengan hadir sangat humble mengingat lokasi kavling berada di sudut perkampungan ditepi jalan desa. Bagaimana menciptakan rumah kos dengan teduan berupa pohon pohon besar sehingga berkontribusi positif terhadap lingkungan sekitar

menciptakan rumah kos dengan bukaan dan resapan air yang cukup banyak berupa taman

KAMAR KOS

Ruang Kamar kos didesain dengan konsep mandiri dengan minimal 3 bukaan jendela berupa satu jendela besar ke arah belakang, jendela kaca nako menghadap selasar dan pintu kamar tidur. Mempunyai pencahayaan yang sangat baik dengan 2 sisi bukaan cahaya dan orientasi langsung ke arah teras selasar dengan teduhan pohon pohon besar sebagai atapnya. Mempunyai sirkulasi silang untuk mendapatkan penghawaan dan sirkulasi udara yang baik di dalam kamar.

selasar kamar dengan dak lantai panggung kayu ulin

 

( Baca juga : Desain Rumah Kos dengan ruang terbuka hijau yang luas http://sembilanstudio.com/2018/05/ars-desain-tropis-rumah-kos-di-lahan-memanjang-10×30-di-kalimantan/ )

 

RUANG KOMUNAL
– ruang santai bersama dengan meja dan kursi kayu panjang/ feksibel bisa dengan ruang selasar lesehan
– ruang memasak disediakan bagi penghuni untuk melengkapi sarana kos
– ruang kumpul atau bisa dimanfaatkan untuk menerima tamu

Ruang komunal space didesain tanpa atap, sehingga penghuni kos bisa merasakan perbedaan hawa, suhu yang berubah-ubah dari pagi, siang dan malam. Saat hujan, area yang didesain beratap adalah area diatas furniture pantry dan area meja televisi. Hujan tidak bisa kita hindari karena iklim di Indonesia. Hujan adalah berkah yang semestinya kita bisa menikmatinya dengan cara yang berbeda tanpa kita berupaya untuk menghindarinya

ruang komunal sebagai ruang kumpul bersama

SELASAR DAN TERAS KOS
Selasar kamar kos didesain berupa teras lebar yang menghubungkan antar kamar kos. Selasar panggung ini terbuka tanpa atap berlantai kayu ulin untuk mendapatkan kesan alami dan sekiranya air hujan akan langsung turun ke bawah dak lantai kayu membantu serapan air tanah di sekitar kavling. Selasar kamar di tanami deretan pohon jenis peneduh yang tidak terlalu mengasilkan sampah yang banyak agar mudah dibersihkan. Pohon ini sekaligus sebagai peneduh selasar, penyegar lingkungan dengan harapan ikut berkontribusi positif terhadap isu pelestarian lingkungan, polusi udara dan tangkapan oksigen lingkungan.

Selasar bisa menjadi tempat rekreasi bagi penghuni kos agar tidak jemu berada di dalam kamar kos. Akan menarik juga untuk meletakkan kolam ikan, pancuran air atau sejenisnya untuk menambah segar area selasar kos

selasar dengan teduhan pohon pohon besar untuk membantu mereduksi suhu udara

KAMAR MANDI
Pertimbangan kamar mandi tidak menggunakan kamar mandi dalam kamar agar menghemat biaya pembangunan dan menghemat biaya operasional rumah kos dan penggunaan air bersih saat digunakan, lebih mengutamakan saat bagaimana masing masing penghuni kos saling berinteraksi sosial dengan penggunaan kamar mandi bersama. Kamar mandi di rencanakan menggunakan satu closet dan satu shower tanpa bak mandi untuk menghemat penggunaan air bersih

PARKIR MOTOR
Menyediakan parkir motor dengan estimasi jumlah sekitar 12 motor dengan 1 pintu akses masuk berdampingan dan terpisah dengan pintu akses penghuni kos

hubungan ruangan antara kamar mandi dan ruang komunal dapur

(baca juga : Desain rumah kos di Surabaya di lahan Memanjang 5×20 http://sembilanstudio.com/2015/07/desain-rumah-kos-di-lahan-memanjang-5x20m/ )

 

#tag : desain rumah tropis, lahan melebar, arsitek rumah tropis, rumah minimalis tropis, rumah tipe 45/54, rumah tropis alami, renovasi tampak depan rumah, renovasi rumah tipe standart, konsep desain renovasi rumah. rumah di kalimantan, rumah dengan taman luas, rumah kos di lahan memanjang

mansyurhasan@oktober2018

(INT) Renovasi Rumah Type Sederhana Bagian Depan dan Belakang Bernuansa Rumah Jawa dan Tropis

Mempunyai rumah sesuai dengan keinginan adalah hak mutlak yang dipunyai setiap orang. Rumah yang sesuai keinginan bakal membuat suasana hati lebih nyaman, menyesuaikan rutinitas dan kegiatan yang bisa mewadahi semua kebutuhan seluruh anggota rumah. Seperti contohnya mempunyai ruang makan yang menghadap taman adalah salah satu keinginan yang dapat merubah kebahagiaan dan kenyamanan penghuni.

Renovasi Bagian Tampak Dengan Tampilan Rumah Bergaya Arsitektur Jawa

Rumah ini adalah rumah yang sebelumnya dikembangkan pemilik pertama dari rumah tipe 60 yang mempunyai kamar tidur 3 ruang di area kavling 9x15m . Namun pengembangan kearah kebelakang dirasa kurang mewadahi ukuran ‘ideal’ kenyamanan pemilik baru.

Konsep perencanaan tampak depan mengadopsi tampak nuansa jawa dengan pemakaian batu bata ekspose finish natural coating dengan beberapa pilar pilar penyangga atap berupa beton yang dilapis kayu untuk mendapatkan kesan natural.

Denah Rumah Eksisting

Dinding eksisting tetap dipertahankan hanya dengan melapisi dan menambah pasangan batu bata ekspose. Mengganti pintu utama dengan pintu gebyok ukiran jawa nuansa jawa tengah finish melamin natural berukuran menyesuaikan bidang pintu utama eksisting.

Menambahkan frame unsur lis putih di tepian kusen jendela, memberikan unsur penyegaran rumah bernuasa jawa yang modern

Merubah tampilan lantai teras menggunakan lantai granit motif mozaik vintage konsep ukiran atau ubin keraton untuk memperkuat konsep rumah jawa. Menyempurnakan area teras dengan pemakaian lampu gantung khas jawa dan pagar kayu dari WPC woodplastic compisite untuk memperkuat tampilan tampak depan rumah

Denah Rencana Renovasi

Konsep Interior berangkat dengan memberikan penyegaran berupa bukaan jendela dan pintu yang langsung terhubung udara dan lingkungan luar dengan merubah dan melubangi sebagian atap sehingga tercipta atap lubang sebagai ventilasi udara dan bukaan cahaya masuk ke dalam rumah.

Membuat bukaan jendela dan kusen selebar lebarnya setinggi tingginya dengan membuat pintu dan jeldela berukuran besar dengan kaca polos bening agar cahaya dan udara maksimal bisa masuk ke dalam rumah.

Baca juga pengembangan rumah tipe standart 45 http://sembilanstudio.com/2018/05/int-pengembangan-rumah-tipe-standart-developer-area-belakang-rumah/

tampak ruang makan dan ruang keluarga dari arah ruang tamu

Menambah beberapa sisi dinding dengan batu bata ekspose sebagai cerminan rumah jawa yang dingin, segar dan dingin di beberapa bagian sisi dinding interior. Menambahkan unsur pernik jawa seperti aksesoris lampu gantung jawa dengan didukung furniture kayu ataupun sofa modern agar terlihat tidak terlalu kaku dan berat mengusung rumah berkonsep jawa yang terkesan berat karena terdiri dari mebeler dari kayu yang berukuran besar.

Mengganti lantai utama dengan keramik granit motif vintage ex.Roman granit untuk memperkuat nunsa interior yang klasik dan jawa.

view taman belakang dari arah dapur
view taman belakang, dapur dibelakang ruang keluarga
tampak ruang keluarga dan r.makan dari arah taman

 

#tag : desain rumah tropis, lahan melebar, arsitek rumah tropis, rumah minimalis tropis, rumah tipe 45/54, arsitektur rumah jawa, rumah tampilan jawa, rumah tropis alami, rumah jawa, ubin klasik , renovasi tampak depan klasik jawa

 

Baca Juga Inspirasi desain dapur lainnya http://sembilanstudio.com/2016/07/int-menciptakan-ruang-dapur-nyaman-dirumah-lahan-terbatas/ 

Mansyur Hasan @Agustus2018

 

(ARS) Konsep Desain Renovasi Masjid Besar Manukan, Surabaya

Ide dasar renovasi Masjid Besar Baitul Fattah Manukan ini adalah mengangkat ruang utama masjid berada di lantai 2 dan memanfaatkan area lantai dibawahnya (basement) untuk kebutuhan lahan parkir kendaraan bermotor/mobil. Pengembangan ruang disekitarnya menyesuaikan kebutuhan seperti pengembangan area tempat wudhu pria dan wudhu wanita, ruang serbaguna untuk penunjang kegiatan ibadah lain berada di atas ruang wudhu pria. Pengembangan berikutnya adalah merubah tampilan masjid dengan tampak yang lebih kekinian, lebih segar dan lebih modern presentasi sebuah tempat ibadah yang indah dan nyaman bagi jamaahnya.

konsep desain renovasi masjid Baitul Fattah Manukan Surabaya

Akses utama menuju ruang sholat masjid yang berada di lantai 2 dihubungkan dengan akses berupa tangga besar di sisi sebelah barat. Tangga besar tersebut sebagai akses utama menuju masjid dengan dibagi 2 tangga yaitu tangga sebelah kiri untuk akses jamaah putri dan tangga sebelah kanan untuk akses jamaah pria. Disamping itu pula di tiap tiap ruang wudhu pria dan wanita terdapat tangga yang berdekatan untuk akses menuju ruang rholat di lantai 2. Tangga kecil yang cukup untuk jamaah bersisipan Di area sisi timur, tangga besar diakses dari halaman sekolah. Menyediakan bagi jamaah/masyarakat yang berada di sisi timur masjid atau jamaah yang memarkir kendaraan terutama motor dari sisi timur masjid.

rencana renovasi masjid besar Manukan Surabaya

 

Area lantai basement adalah area penunjang yang di dominasi ruang eksisting seperti ruang wudhu pria dan wudhu wanita yang dipertahankan dan sedikit dikembangkan. Untuk area parkir motor terdapat 2 area kanan dan kiri yang bertujuan membagi jamaah pria atau wanita lebih dekat ke akses tempat wudhu

Rencana Desain Parkir Basement Masjid Baitul Fattah Manukan

Area lantai 2 terdiri dari ruang utama sholat berukuran kurang lebih 15x15m dengan sisi serambi kiri untuk ruang sholat jamaah putri dan serambi kanan di fungsikan untuk ruang serbaguna kegiatan ibadah lainnya. Akses utama masjid berupa tangga utama yang besar di sisi barat dan tangga di sisi timur untuk jamaah dari kampung sebelah

Rencana Renovasi Ruang Utama Masjid Manukan Surabaya

Konsep rancangan tampak depan menyesuaikan kebutuhan ruang denah dengan gaya minimalis, tidak terlalu banyak ornamen dengan tampak atap berbentuk kubah. Rencana kubah memiliki kubah yang berada di atas ruang utama sholat dan kubah kecil sebagai penunjang kubah utama.

Ide memakai garis garis vertikal keatas di akhiri dengan bentuk segitiga runcing diatas berjumlah 17 bidang GRC (Glass Reinforced Cement) mengambil konsep jumlah rakaat shalat fardhu/wajib dalam satu hari, dimulai dari sholat subuh, duhur, ashar maghrib dan isya yang total berjumlah 17 rokaat. Masing masing bidang GRC berjumlah 17 dengan motif/corak mozaik khas islam tersebut dibingkai dengan lampu LED sehingga saat malam terlihat megah dan menambah kecantikan tampak sisi barat masjid yang menghadap jalan utama Manukan Tama Surabaya.

sekuen view menuju parkir basement

Pintu besar di tengah hadir sebagai empasis pemecah deretan 17 panel GRC di atas berfungsi sebagai pintu akses parkir kendaraan motor/mobil menuju basement masjid. Sedangkan menara di ujung kanan dan kiri adalah perulangan dari bentukan pintu parkir di tengah sekaligus sebagai akhiran bentuk masjid di sisi kanan dan sisi kiri masjid.

Tampak Depan Konsep Desain Masjid Besar Baitul Fattah Manukan Surabaya

Tangga naik ke ruang utama sholat di lantai 2 dibagi menjadi 2 tangga besar di kanan dan kiri masjid. Tangga besar di kanan untuk jamaah pria dan berdekatan dengan area wudhu putra. Sedangkan tangga besar di kiri di khususkan untuk jamaah perempuan berdekatan dengan area wudhu perempuan. Akses kantor dan ruang penunjang mengikuti sikulasi di sisi samping masjid

 

Baca Juga : Inspirasi lain desain rumah kos di lahan memanjang di Surabaya http://sembilanstudio.com/2015/07/desain-rumah-kos-di-lahan-memanjang-5x20m/

 

#tag : renovasi masjid , konsep desain masjid Manukan, desain masjid minimalis, gambar renovasi masjid, desain rumah tropis, lahan melebar, arsitek rumah tropis, Masjid Besar Manukan Surabaya, konsep desain gambar renovasi masjid, Masjid Baitul Fattah Manukan Surabaya

 

mansyurhasan@Juni2018

( ARS ) Desain Tropis Rumah Kos Di Lahan Memanjang 10×30 di Kalimantan

Kebutuhan akan rumah hunian kos semakin menjamur seiring bisnis ini semakin menjanjikan. Banyak sekali alternatif desain bahkan lahan lahan yang bisa dimanfaatkan sekedar untuk menyediakan kamar kos untuk konsumen. Namun, perencanaan rumah kos yang baik mesti tetap diperhatikan karena hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap lokasi rumah kos, harga sewa kamar, aksesibilitas penghuni dan paling utama adalah faktor kenyamanan penghuni rumah kos itu sendiri

denah rumah kos 2 lantai di lahan memanjang

Lahan rumah kos berikut berada di lahan memanjang 10×30 di Tanjung Redeb, Berau Kalimantan Timur. Dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah kos karyawan dengan tidak banyak menyediakan lahan parkir motor/mobil, memaksimalkan jumlah kamar dan membagi kamar berdasarkan tingkat fasilitas dan perbedaan harga sewa yang ditawarkan. Rumah kos dengan menawarkan fasiltas mulai kamar paling sederhana sampai dengan kamar tidur dengan KMWC dalam.

memaksimalkan lahan depan untuk taman

Pemilik memiliki hasrat besar untuk mendapatkan jumlah kamar semaksimal mungkin namun tetap memperhatikan kaedah dan fungsi kenyamanan antara lain sirkulasi penghuni, pencahayaan maksimal dan sirkulasi udara serta ruang pendukung seperti ruang santai, ruang tamu, ruang makan dan dapur, ruang cuci bahkan lahan yang cukup besar untuk digunakan sebagai serapan air hujan berupa taman di tengah. Taman hendaknya berfungsi baik sebagai lahan vegetasi di dalam kavling, menambah sejuk dan segar di area dalam dan membantu sebagai naungan teduh dari pohon yang bisa ditanam sebagai wujud kontribusi positif untuk lingkungan.

tampak ruang makan dan dapur masak

Desain ini sengaja memanfaatkan sisi lahan samping kiri dibiarkan terbuka dimanfaatkan untuk mendapatkan sirkulasi udara maksimal ke dalam tiap tiap kamar kos. Tiap kamar kos hampir semua mendapatkan cahaya alamai dari jendela dan tangkapan udara berupa jendela agar supaya kondisi kamar selalu segar dan tidak pengap. Pemakaian balkon yang lebar sebagai area sikulasi bahkan tempat untuk santai. KMWC dan ruang cuci jemur yang sangat mudah diakses oleh setiap penghuni. Batu berlubang membantu mengalirkan udara secara bebas di area ruang dalam

 

Baca juga : Rumah kos berkonsep industrial di lahan memanjang http://sembilanstudio.com/2016/11/ars-inspirasi-desain-rumah-kos-di-lahan-memanjang-konsep-industrial/

taman tengan sebagai area vegetasi dan ruang santai
selasar dalam depan kamar

Dengan desain tampak depan memakai dinding bata berlubang (rooster) sebagai tangkapan sirkulasi angin dari luar menuju ke dalam area rumah kos. Pemanfaatan kayu ulin sebagai komoditas asli pulau kalimantan dimanfaatkan sebagai nilai tambah estetika bangunan di bagian depan . Semoga selalu memberi inspirasi.

pemakaian kayu ulin di bagian tampak depan

Baca Juga : Inspirasi lain desain rumah kos di lahan memanjang di Surabaya http://sembilanstudio.com/2015/07/desain-rumah-kos-di-lahan-memanjang-5x20m/

 

#tag : desain rumah tropis, lahan melebar, arsitek rumah tropis, rumah minimalis tropis, rumah kos minimalis, lahan untuk kos kosan, tampak depan rumah kos, tropis townhouse, rumah kos di lahan memanjang, rumah kos tropis, rumah kos lahan memanjang, rumah kos kalimantan, kalimantan

 

mansyurhasan@Mei2018

(INT) Pengembangan Rumah Tipe Standart Developer Area Belakang Rumah

Rencana Pengembangan Area Belakang Tipe 45/54

Banyak kita jumpai pemilik yang mendapatkan rumah tinggal tipe standar dari developer seperti tipe 45/54 tidak menyertakan ruang dapur di paket rumah tinggalnya. Seperti juga klien kami Bpk.Arif di Sidoarjo, Jawa Timur ini ingin memanfaatkan sisa lahan belakang rumahnya dimanfaatkan untuk pengembangan kebutuhan ruang dapur, cuci dan jemur. Pengembangan rumah dengan menambahkan ruang dapur sekaligus ruang makan, area cuci dan ruang jemur. sebagian besar taman belakang tetap dipertahankan untuk serapan air dan penghijauan di area belakang rumah

Rencana Dapur Belakang

Konsep Desain Dapur :

Desain minimalis dengan furniture yang simple sederhana bentuk dan warnanya akan menambah ruangan terlihat lapang di rumah ukuran tipe 45 ini. Pilihan furniture dengan rak simpan di atas dan dibawah menjadikan rak simpan maksimal di rumah ini. Semua tertata rapi masuk ke dalam rak simpan.

Rencana Dapur Belakang ( Dengan Alternatif Pintu Lipat )

Warna putih dominan mulai dari furniture, meja makan, kursi bahkan atap rangka kayu dan asbes di cat warna putih agar terkenal bersih dan lugas. Pemakaian keramik motif klasik sebagai emphasis penekanan di area ruang makan diterapkan pada lantai dan dinding meja dapur. Lampu gantung minimalis diatas meja makan menambah daya tarik area ruang makan dan kesan hangat ‘nyaman’ dengan suasana pendar lampu warna kuning di lampu gantung dan dinding backwall meja dapur

 

Konsep Desain Cuci Jemur :

Ruang cuci diletakkan di area paling ujung belakang dengan kebutuhan space untuk mesin cuci dan area cuci serta tempat untuk janitor. Ruang cuci tersebut mempunyai atap transparan sehingga saat hujan pun bisa dimanfaatkan untuk area gantung baju apabila masih belum kering. Area cuci ini berbeda dari area dapur, dengan dinding batu bata ekspose memberikan kesan alami dan natural. Area basah dengan suasana segar batu bata

Area Jemuran dari sisi Taman

Disisi area jemur lainnya, jemuran baju dikamuflase dengan pemakaian kawat wiremesh rangka besi sekaligus berfungsi sebagai media tanaman rambat. Tanaman rambat akan menambah area belakang lebih hijau dan baju yang sedang dijemur sedikit terkamuflase pandangannya dari area ruang makan dan ruang tidur

 

#tag : desain rumah tropis, lahan melebar, arsitek rumah tropis, rumah minimalis tropis, rumah kos minimalis, lahan untuk kos kosan, tampak depan rumah kos, tropis townhouse, rumah tipe 45/54

 

Baca Juga Inspirasi desain dapur lainnya http://sembilanstudio.com/2016/07/int-menciptakan-ruang-dapur-nyaman-dirumah-lahan-terbatas/

 

@Mei2018