(INT) Inspirasi desain mini library sekolah menengah dengan memanfaatkan lahan sisa

Keberadaan mini library atau perpustakaan mini di sekolah sangat jarang kita temui. Mini library adalah perpustakaan mini yang mendukung perpustakaan utama agar menarik minat baca siswa di sekolah untuk sejenak mengambil buku dan membaca tanpa perlu akses ke perpustakaan utama. Ideal lokasi perpustakaan mini adalah tempat tempat yang sering dilewat siswa, tempat yang sering dibuat berkumpul, dekat dengan tempat istirahat seperti kantin atau mushola atau justru di selasar teras lapangan atau gedung utama sekolah. Berikut adalah contoh desain perpustakaan mini/ mini library yang menampung literatur bahasa inggris dan bahasa jawa

design mini library

 

Rencana letak ruang mini perpustakaan bahasa inggris dan bahasa jawa ini berada di antara 2 bangunan utama, tepatnya berada di selasar antara ruang guru dan ruang administrasi/ruang tata usaha sekolah SMPT Bojonegoro. Ruang tersebut direncanakan untuk kebutuhan penunjang siswa dalam pembelajaran dan mendapatkan fasilitas ekslusif bagi para pengguna mini perpustakaan ini. Fasilitas mini perpustakaan ini di desain dengan konsep duduk lesehan, dengan beberapa panggung duduk yang bisa dibuat lesehan dan juga sekaligus tempat bersandar yang di lengkapi bantal bantal duduk yang nyaman.

Keberadaan tv plasma menambah ruang ini menjadi daya tarik tersendiri untuk para siswa belajar langsung semisal menikmati multimedia dari tv kabel, DVD player atau sumber lain secara digital. Bagi yang kurang nyaman dengan lesehan, tetap disediakan sofa pendek untuk membaca, sofa semi santai yang disiapkan dan didesain khusus untuk pengguna yang ingin membaca dengan lebih santai Area utama dengan karpet lantai berwarna gelap sebagai area utama, pengguna yaitu para siswa bisa senyaman mungkin melakukan kegiatan membaca, berdiskusi atau pun berkumpul bersama sama memanfaatkan space yang cukup longgar di area tengah

Konsep interior yang dibangun adalah memberi kenyamanan dalam hal membaca, menyukai ruang baca sebagai langkah awal untuk gemar literasi dan merasa nyaman berada di dalamnya. Nyaman dalam hal kualitas ruang yang secara psikologis akan membawa suasana akrab kepada siswa siswa pengguna Didesain dengan penghawaan buatan memakai pendingin udara yang dibatasi oleh 2 buah pintu partisi kaca yang besar di sisi utara dan selatan dengan akses pintu utama dari sisi utara ( selasar lapangan basket ). Sedangkan pintu sisi selatan berbatas langsung dengan koridor administrasi, koridor yang banyak di akses guru dan stakeholder yang berkepentingan, sebagai pintu darurat.

Pemakaian rak gantung direncakan karena jumlah literasi buku bahasa inggris dan bahasa jawa yang ada di mini library ini tidak semuanya akan didisplay karena sudah ada yang lebih lengkap di ruang baca perpustakaan utama. Rak gantung yang menempel di dinding tersebut memfasilitasi buku buku bacaan yang didesain dengan rak kotak kotak dengan tanda dan kode buku tertentu Area lesehan yang luas bisa menjadi tempat berdiskusi secara bebas bisa dengan duduk, tengkurap atau bahkan sambil tiduran. Penutup lantai duduk lesehan dengan menggunakan lantai karpet dan juga di lengkapi panggung lesehan berfungsi ganda sebagai tempat duduk dengan penutup finishing material HPL ( High Pressure Laminate ).

Penggunaan wallpaper dinding sekeliling ruangan untuk menambah kesan ekslusif dan elegan secara interior dengan pemilihan wallpaper warna soft, terang dan cukup nyaman secara visual yaitu dipakai warna coklat muda dengan tekstur serat kayu Lampu gantung dengan bohlam warna kuning memberi sentukan interior yang cozy, nyaman dan berfungsi sebagai lapu baca di masing masing area baca, semisal di area komunal meja tengah, area meja kerja pustakawan dan area sofa. Lampu tersebut sewaktu waktu bisa dihidupkan atau dimatikan menyesuaikan ambience ruangan yang ingin diperoleh.

denah layout perpustakaan mini

Ruang baca mini ini dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu bagian area bahasa inggris dan area bahasa jawa. Area bahasa inggris berada di salah satu deretan rak buku salah satu sisi dinding eksisting, sedangkan area rak bahasa jawa berada di sisi sebaliknya. Kita rencanakan area baca bersama menjadi satu di tengah untuk menghemat ruang dengan dilengkapi satu meja besar berisi 5-6 siswa sebagai meja pusat perhatian dengan warna yang mencolok, begitu juga pemanfaatan tv digital sebagai sarana pembelajaran sifatnya dipakai secara bersama sama dan bergantian antara literatur digital yang berbahasa inggris atau literatur digital berbahasa jawa.

Tempat duduk lesehan dengan menggunakan karpet lantai dan juga panggung duduk yang berfungsi ganda sebagai sandaran dilapisi finsihing HPL ( High Pressure Laminate ). Tempat duduk tersebut didukung dengan bantal bantal bulat untuk menambah kenyamanan pengguna/siswa saat membaca lesehan. Area meja pustakawan direncanakan hanya sebagai meja kontrol dan meja jaga, hanya cukup 1 unit komputer dan meja kerja kecil untuk keperluan administrasi bagi yang meminjam buku untuk dibawa keluar. Penggunaan poster digital di dinding dengan quote motiasi memberi nilai positif untuk ruangan

Meja tengah berwarna kuning sebagai meja bersama untuk diskusi para siswa, dengan dilengkapi lampu meja khusu yang digantung dari atas plafond sehingga menambah kemudahan dalam kegiatan membaca atau berdiskusi. Sofa duduk disiapkan untuk siswa yang tidak terbiasa dengan duduk lesehan. dan area panggung duduk juga bisa menjadi alternatif area baca dan diskusi pengguna mini perpustakaan Penggolongan buku dibagi berdasarkan kategori dan jenis buku yaitu buku literatur bahasa inggris dan literatur bahasa jawa. Semua buku tersebut di tata di bagi menjadi 2 sisi rak buku yang saling berseberangan, rak buku litaratur bahas inggris di kanan dan literatur bahasa jawa di sebelah kiri.

Penggolongan nama nama buku juga ada di tiap tap rak dengan label dari sticker Untuk memperindah ruangan interior, ruang mini perpustakaan dilengkapi dengan pot pot bunga yang dikover dan ditutup dengan material multipleks agar desainnya tetap terintegrasi dengan desain ruangannya. Tanaman tersebut bisa berupa tanaman hidup yang secara berkala di siram dan ditaruh di luar, atau tanaman hias kering untuk menambah kesegaran ruang perpustakaan Plafond eksisting hanya di cat ulang tanpa ada perlakuan khusus interior, hanya menambah jumlah lampu yang cukup diperlukan untuk pencahayaan buatan, begitu juga dengan jendela jendela eksisting ruang admnistrasi sengaja dibiarkan tanpa sentuhan khusus namun tetap di bersihkan

 

MansyurHasan (Maret 2017)

 

Tags : #desainperpustakaan #perpustakaanmini #minilibrary #librarydesign #perpustakaansekolah

(ARS) Desain sekolah PG/TK inklusi bernuansa alam di kota Kediri

Memanfaatkan rumah peninggalan orang tua yang sudah lama tidak terpakai, keluarga pemilik sepakat merubah rumah tinggal tersebut untuk kebutuhan sosial dan diharapkan bermanfaat lebih baik untuk penduduk di lingkungan sekitarnya. Berlokasi di Kediri tidak jauh dari pusat kota, pemilik ingin mendirikan sekolah PG dan Taman Kanak Kanak inklusi yang mengakomodasi anak anak berkebutuhan khusus terutama anak anak muslim di lingkungan kota Kediri. Sekolah berkebutuhan khusus di Kediri hanya satu , harapan pemilik sekolah ini bisa menjadi alternatif pilihan untuk masyarakat

tampak depan PG/TK Al Fiqra Kediri

Untuk menekan biaya, konstruksi bangunan sebisa mungkin memanfaatkan kondisi eksisting rumah lama seperti memanfaatkan dinding dinding rumah lama, memberi perkuatan struktur untuk lantai 2 dan memanfaatkan sanitasi lama. Lahan parkir memanfaatkan carport rumah lama yang sanggup menampung 3-4 mobil. Lokasi sekolah yang berada di gang menambah kenyamanan dari kebisingan lalu lintas kendaraan , serta memberi rasa aman bagi anak anak saat bermain di sekitar bangunan

Ruang sekolah PG/TK Al Fiqra mempunyai 3 ruang kelas paralel yang sewaktu waktu bisa dipakai bersama dengan sekat pintu di masing masing ruang, ruang serbaguna untuk bermain dan area kreatifitas rencananya untuk tanaman hidroponik di lantai 2, ruang luar dan area bermain outdoor di belakang gedung, ruang terapi untuk siswa berkebutuhan khusus, serta ruang lain seperti ruang yayasan, ruang kantr dan ruang guru. Memanfaatkan ruang yang tidak terlalu luas namun desain tetap mengacu terhadap potensi alam sekitar dengan memanfaatkan udara dan cahaya se alami mungkin dengan pemakaian jendela dan rooster kaca untuk penerangan tanpa mengabaikan keamanan sekolah untuk anak anak

area selasar sekolah

Tampilan gedung luar memiliki tampak sangat natural dengan pemanfaatan material batu bata ekspose, di dukung dengan tanaman rambat dan perdu di bak tanaman menambah kesan sejuk dan segar di bagian depan sekolah, dinding natural dengan acian semen mentah dan perpaduan batu alam susun sirih dan kombinasi kaca tempered glass sebagi elemen modern di tampak bangunan. Di area taman bermain di belakang gedung, ruang tunggu orang tua didesain sederhana dengan memanfaatkan batu bata ekspose dan dinding plester acian untuk mengurangi biaya pembangunan dan tetap terkesan natural dan minimalis perawatan. Pemakaian paving grassblock direncanakan agar tetap ada serapan air hujan di sekitar area gedung sekolah namun tetap aman dan tidak becek saat dibuat bermain.

ruang paralel kelas yang juga dipersiapkan menampung anak berkebutuhan khusus
area taman bermain belakang cukup luas berukuran 7×10

#tags : sekolah modern, sekolah berkonsep alam, sekolah berkebutuhan khusus, sekolah tk/pg muslim kediri

mansyurhasan@feb2017

( INT ) ide sederhana desain interior konsep industrial style untuk kantor IT

Banyak sekali konsep interior atau arsitektural dengan pendekatan konsep desain industrial style. Apa itu konsep industrial style? Konsep industrial style dibangun dengan pendekatan desain yang lugas, transparan, useable dan cenderung tampak apa adanya, sesuatu yang hadir ala kadarnya dan ada perlakuan ‘di biarkan’ karena unsur kesengajaan dari para pekerja/tukang. Desain industrial mempunyai kecenderungan desain yang mentah/raw, sangat fungsional dengan karakter keras cenderung maskulin dan tampil polos

desain interior kantor IT toko kamera di Surabaya

Ciri ciri desain industrial banyak menggunakan material industri seperti kayu, kaca, besi dan aluminium yang di padukan sehingga mendapatkan desain yang menarik. Penerapan pada desain biasanya mempunyai ciri ciri sebagai berikut :

  1. Memperlihatkan struktur bangunan, elemen struktur bangunan seperti balok, kolom, tangga besi, bahkan struktur atap sengaja dibiarkan terlihat kasat mata, ada yang dibiarkan tidak terfinish untuk menonjolkan karakter aslinya terlihat seperti misal tangga besi yang dibiarkan tidak di cat atau hanya di beri pelapis anti karat saja
  2. Memperlihatkan material asli bangunan, material bangunan yang dipakai sengaja dibiarkan terlihat seperti misal pasangan batu bata merah yang sengaja buka, di ekspos secara mentah tanpa ada plesteran semen, sehingga terlihat tumpukan batu bata nampak sama persis saat pekerja menyusunnya. Sengaja memperlihatkan tekstur dan karakter asli dari elemen bangunannya
  3. Tampilan instalasi, pada umumnya bangunan instalasi perpipaan, kelistrikan ditanam pada dinding, namun pada industrial desain instalasi tersebut dibiarkan tidak disembunyikan atau di tanam dalam batu bata/dinding. Instalasi pipa sekaligus sebagai elemen interior yang sengaja dibiarkan terlihat namun perlu kerapian dan keteraturan agar terlihat bagus, apalagi diberi warna warna agar telihat lebih menarik
  4. Warna industrial style memiliki warna yang monokrom karena bawaan dari warna material dasar bangunan, hitam, abu abu warna semen, merah batu bata, warna kayu dan putih sebagai warna penetralnya. Warna mencolok pada elemen bangunan biasanya dipakai sebagai elemen perhatian sebuah interior atau bangunan arsitektural
  5. Tata cahaya pada industrial style banyak menggunakan pendekatan menyesuaikan karakter rumah lampu dan jenis lampunya, rumah lampu yang sengaja dibiarkan menggantung dengan kabel menjuntai, atau dak kabel besi yang biasanya kita temukan di area pabrik yang sengaja dibiarkan terbuka diatas, contoh lampu kapal yang banyak kita jumpai saat kita berada di kapal laut yang menempel pada dinding besi kapal
  6. Ornamen interior seperti railing besi beton, kawat ram ekspose, kawat metal grip untuk balustrade tangga. Furniture banyak menggunakan gaya minimalis, tegas dominasi garis dan bidang bidang maskulin dengan permainan ketebalan atau benda solid/pejal dan warna yang dipakai cenderung warna monokrom cenderung warna warna mentah
desain interior kantor IT toko kamera di Surabaya

 

Seperti contoh desain interior yang kita kerjakan diatas, adalah kantor IT salah satu toko kamera terkenal di Surabaya yang di desain dengan konsep dasar industrial style sederhana. Pemilik menghendaki ruang kantor IT open office dengan susunan meja kerja terbuka tanpa sekat untuk meminimalis penggunaan penghawaan buatan dan pencahayaan semaksimal mungkin dan seefektif mungkin. Tata letak interior didesain sederhana untuk perletakan meja kecil untuk 15 staf yang dibagi dan disusun berdekatan menjadi 2 meja besar. Meja panjang untuk 3 standing komputer dan rak rak buku sebagai area storage nya. Dibelakang area kantor yang berada di lantai 2 ini terdapat area santai berupa pantry kecil dan tempat bercengkerama ketika jam istirahat.

desain interior kantor IT toko kamera di Surabaya

Konsep industrial dibangun pada desain interior kantor IT ini muncul di desain kusen dan partisi kaca yang mengadopsi jendela/pintu yang banyak dipakai di pabrik, bentuk kotak kotak dengan kaca polos berbentuk persegi dengan frame besi kotak tipis. Dinding batu bata eskpose yang diwarna putih untuk mendapatkan ruang kesan mentah namun tetap terlihat terang. Permukaan dinding dan lantai sengaja dibiarkan mentah dengan warna semen namun perlu perlakuan berupa coating untuk tampilan yang lebih bagus misal perlakuan lantai semen di poles untuk mendapatkan kesan mengkilat. Furniture minimalis dengan warna warna monokrom warna kayu dan material besi natural dan bentuk maskulin. Penggunaan lampu gantung ala industri yang terlihat kabel kabelnya.

ruang rapat dan koordinasi

Area santai sebagai area istirahat juga didesain menyatu dengan ruang utama kantor dengan pemakaian material ekspose batu bata, lantai kayu atau granit dengan tekstur kayu untuk mendapatkan kesan mentah pada interior bangunan, pemakaian furniture minimalis modern pada kursi dan meja dan elemen interior lampu gantung dan warna lampu berwarna kuning untuk mendapatkan kesan cozy pada ruangan. Meja pantry juga didesain khusus dengan menggunakan material besi dengan desain rangka rangka yang lugas dan industrial

tags : konsep industrial style, gaya industrial. desain interior gaya industrial, kantor IT, toko kamera online, kantor desain gaya industrial, natural look,

mansyurhasan@Februari2017

(ARS) Inspirasi Desain Rumah Kos di Lahan Memanjang konsep industrial

Mengembangkan bisnis rumah kos sekarang sudah mulai menjamur, keterbatasan lahan bukanlah sebuah halangan memanfaatkan kebutuhan yang cukup tinggi akan keberadaan rumah kos baik untuk mahasiswa, karyawan atau rumah tangga. Salah satu pemilik rumah kos di Tangerang ini sengaja memanfaatkan lahan warisan orang tuanya yang kebetulan cukup berdekatan dengan salah satu kampus swasta. Tidak kurang dari luasan 100m2 lahan ini berpotensi dibangun rumah kos mahasiswa

tampak depan minimalis konsep industrial
tampak depan minimalis konsep industrial

 

Pemilik menghendaki rumah kos yang cukup ‘sehat’, tidak memaksa penghuni nya untuk berdempetan dan terkesan terkurung karena dari luas lahan kurang dari 100 m2. Kamar kos yang di apit 2 void udara berupa taman dan selasar untuk mendapatkan sirkulasi udara silang dan penghawaan alami di dalam kamar,. Kamar kos yang cukup terang ketika di siang hari atau di malam hari sehingga akan menghemat biaya operasional rumah kos dengan pertimbangan harga sewa kamar yang akan di tawarkan.

denha rumah kos di laahan memanjang
denah rumah kos di lahan memanjang

Akses penghuni dari lantai 1 ke lantai 2 juga dibuat seminimalis mungkin, tidak menghabiskan ruang sisa, hemat biaya sehingga di rencanakan berupa tangga putar dengan aksentuasi warna yang mencolok sebagai elemen perhatian di dalam rumah kos. Jendela Pintu kusen direncanakan menggunakan kusen kaca aluminium dengan desain bukaan berupa kaca dan jendela sebesar besarnya dan seluasnya agar terkesan lapang. Sedangkan area jemur berada di lantai atap sekaligus penempatan tandon air atas dengan akses sama berupa tangga putar

29

 

Konsep industrial yang adalah rumah kos dengan desain konstruksi rangka baja ekspose sebagai rangka utamanya dibiarkan terbuka tanpa di tutup, lantai panggung agar sirkulasi udara betul betul efektif bisa melalui bawah lantai, finishing material yang sengaja dibiarkan polos, tanpa finishing misal plesteran ( kecuali di dalam kamar) untuk menghemat biaya, dan penggunaan lantai dak plat ringan untuk mempercepat proses konstruksi dan batu bata ringan sebagai dinding pengisinya. Lantai teras dan balkon eksps dari kayu serta integrasi instalasi listrik yang dibiarkan terbuka terlihat kasat mata tanpa di tanam di dalam dinding untuk mendapatkan kesan industrial dan menekan biaya pembangunan

30

 

Tags : #desain industrial, rumah kos di lahan memanjang, rumah kos minimalis, konstruksi rangka baja

mansyur hasan @november2016

kontak person

 

(ARS) Merubah Tampilan Tampak Rumah Terlihat Segar dan Sejuk

Jemu dengan tampilan tampilan rumah tinggal model ala pengembang/developer membuat pak Rudi dan keluarga ingin sedikit merubah tampilan depan rumahnya sedikit lebih segar, dingin dan sejuk dilihat. Rumah standart yang diperoleh dari pengembang rumah tinggal memiliki bentuk tampak depan seperti rumah tinggal tipe 54 pada umumnya, dengan 1 pintu dan jendela alakadarnya di bagian depan.

alternatif tampak depan rumah
alternatif tampak depan rumah

Pemilik menginginkan tampak rumah lebih alami, natural dan segar, merubah fungsi ruang tamu dibagi menjadi 2 ruang terpisah yaitu ruang tamu di areal teras dan ruang keluarga secukupnya. Pertimbangan ini diperlukan karena hampir setiap minggu 1-2 kali p.Rudi dan keluarga masih menerima tamu jadi kebutuhan ruang tamu terpisah dari ruang keluarga sangatlah diperlukan. Membagi teras lama menjadi 2 yaitu areal ruang tamu dengan konsep teras terbuka serta teras untuk akses terpisah menuju ruang keluarga. Akses ruang tamu terpisah dari akses utama menuju rumah agar ketika hendak masuk rumah tidak terlalu mengganggu aktivitas di ruang tamu.

024

Tampak depan menginginkan didominasi oleh batu alam agar terkesan alami dan natural, pemakaian batu alam belah dan batu bata eksposedi frame utama teras sebagai bagian utama tampak depan rumah. Carport terbuat dari besi dan kawat ram merupakan upaya agar rumah akan terlihat lebih segar, humanis dan minimalis dan sekaligus sebagai media tanaman rambat untuk teduhan carport. Desain pagar depan juga di sesuaikan bentuk dan materialnya dengan tampilan utama rumah, pemakaian batu bata ekspose, kawat ram dan tanaman rambat debagai elemen utama pagar depan rumah. Tanaman estetik untuk menambah hijau areal depan rumah, tidak harus tanaman teduhan, tanaman estetik agar tampak ruamh tinggal terlihat menonjol dari depan rumah.

026

tags : tampak rumah minimalis, rumah sederhana, desain tampak rumah tinggal sederhana, tampak rumah tipe 45, desain rumah tinggal type 54/45

@september2016

kontak person